PNS Lulusan Titipan Pejabat Pemkod Sabang Tidak Disiplin KLIK ---- IKLAN DI SINI ----- Dijual Rumah Baru Lux Di Jagakarsa Jakarta Selatan (Harga Nego) - Di Jual Rumah Baru Minimalis Di Jagakarsa Jakarta Selatan(Harga Nego) - Di Jual Rumah Baru Di Jagakarsa Nuansa Alam Nan Asri Jakarta Selatan(Harga Nego) - Pasang Iklan Di sini......... Hubungi Kami...

PNS Lulusan Titipan Pejabat Pemkod Sabang Tidak Disiplin

PDFPrintE-mail


Share

Kantor Walikota Sabang : Begini lah kondisi kantor Walikota Sabang pada setengah hari jumat dibulan puasa, tidak terlihat pegawai yang masuk kerja lagi, pegawai yang bukan penduduk setempat ramai-ramai meninggalkan pulau Sabang dan kembali pada minggu atau senin pagi. (foto jalaluddin z.ky)

Sabang Aceh.klik7tv.com-Akibat penerimaan formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak sesuai dengan kebutuhan daerah, bahkan

masih terindikasi kepentingan oknum pejabat pada akhirnya bayak yang lulus menjadi PNS di Pemerintah Kota (Pemko) Sabang didominasi penduduk luar kota Sabang. Maka pada setiap Jumat sore ramai-ramai meninggalkan pulau ini, pulang ke kampungnya masih-masing.

Disisi lain juga pihak Pemko Sabang dalam penempatan pegawai bukan sesuai dengan kemampuan dan latar pendidikan si pegawai, melainkan sesuai keinginan pegawai yang merasa dirinya lulus melalui oknum pejabat didalamnya. Sehingga terkesan hukum yang berlaku dilingkungan Pemko Sabang hanyalah hukum adat.

Hal ketidak disiplinan lainnya dapat dilihat pada setiap akhir pekan dimana PNS-PNS lulusan titipan oknum pejabat, pergi meninggalkan Sabang pulang kampung akibatnya ekonomi kota Sabang sulit bangkit. Pasalnya setiap Jumat sore dana yang didapat di Sabang mereka bawa kabur ke luar daerah, alias Setiap Minggu Setor (SMS).

Dari laporan Panitia Khusus (Pansus) yang terpantau AtjehLINK baru-baru ini dilaporkan, bahwa ditemukan sejumlah pelanggaran disiplin PNS yang bertugas di pemko Sabang, para pengabdi negara dan rakyat tersebut dinilai telah melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor.53 yanun 2010 tentang kedisiplinan pegawai negeri. Menurut tim pansus bagi pegawai negeri dilingkungan Pemko Sabang dianggap tidak diberlaku PP dimaksud.

Maka tidak disiplin itu terus terjadi pun demikian pihak lembaga terkait, bungkam seribu basa sehingga pelanggar berat terus terjadi tanpa ada sanksi apa pu. Alasanya sangat tepat dimana pada umumnya PNS yang bermasalah tidak dapat diberlakukan sanksi hanya dikarenakan terkait pelunasi kredit., sebut wakil rakyat dalam laporannya.

Seperti yang terjadi dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Sabang dr.Iskandar,Sp.B golongan III/c dan dr.Tugam Umar Beunot golongan III/b, sudah tidak masuk kerja sangat lama sekali denga  alasan sedang mengikuti pendidikan belajar. Sementara tidak diketahui yang bersangkutan pergi mengukuti pendidikan dimaksud izin dari mana dan siapa yang membiayai.

Kemudian juga yang dilakukan pegawai RSUD kota Sabang lainnya, yaitu saudari Nurhayati,Amd.Keb golongan II/c dia ini sudah lama menghilang tanda ada laporan apa pun. Tetapi tau-tau dalam dua bulan terakhir yang bersangkutan sudah masuk dinas kembali, perbuatan pelaku yang katanya baru pulang pendidikan tanpa izin dari pimpinan dan Pemko Sabang, dia juga bebas dari sanksi.

Selanjutnya tingkah laku yang tidak diberwibawa yang ditampakkan oleh dr.Yasir Arafat, hasil penemuan tim pansus dan bnerdasarkan Tim Badan Pembinaan Kepegawaian (Bapek) kota Sabang tanggal 7 Februari 2012 tentang PNS yang melaksanakan tugas kedinasan agar ditindak sesuai PP Nomor 53 tahun 2010.

Nama-nama lain yang masuk dalam ketidakdisiplinan dan pelaku tindak pelanggaran yang dianggap berat antara lain, Zulfikar,ST golongan III/b M.Nasir,SH golongan III/b, CPNS dr.Indah Purnamawati golongan III/b, CPNS Rahmad AMD golongan II/c Muntazar golongan III/a Safrina golongan II/c yang sempat melalang buana sampai ke negara Qatar Elmirat Arab dan Kadis Perhubungan Derriyansyah Kandou yang kerap meninggalkan tugas tanpa alasan dan izin atasannya.

Tidak hanya itu dilingkungan dinas Pendidikan Nasional (Diknas) kota Sabang dimana saudara Darwis, S.Sos guru SMKN I Sabang, sudah jalan empat tahun tidak lagi aktif melaksanakan kewajiban tugasnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh saudara Bustari yang bertugas sebagai guru pengajar di SDN 12 kota Sabang, Indra Helmi, S,Pd guru pengejar di SMUN I kota Sabang, dan Mariana,SE yang bertugas di Sekretariat Majelis Adat Aceh.

Mereka ini menurut temuan tim pansus sampai saat ini masih menerima gaji walau tanpa kerja sekian lama, gaji buta yang diterimanya itu tentunya diketahui oleh pimpinannya masing-masing. Anehnya Sekda kota Sabang yang paling bertanggungjawab tidak sedikitpun mengambil langkah yang sesuai aturan berlaku terhadap mereka itu. Demikian diantara lain laporan tim pansus yang diketuai Sofiati Alfiana,SH dan Ridwan Manan.

Sementara itu tokoh masyarakat yang kerap memberi komentar kepada klik7tv.com Burhanuddin,SE mengatakan, sulitnya memajukan enokomi Sabang faktir utama adalah dari sikap pegawai negeri yang notabenenya akar ekonomi didaerah ini. Sebab dari jumlah penduduk yang  ada di pulau Sabang pegawai negeri yang merupakan tombak utama sebagai rantai putaran ekonomi bagi daerah ini.

Jika mereka yang berpendapatan bulan secara rutin tidak memutar uang yang didapatkan dari hasil diterima setiap bulannya di Sabang, maka jangan harap ekonomi pulau yang dijuluki kawasan Free Port ini bisa maju. Nah sekarang kita hanya dapat berharap kepada pimpinan yang kebetulan dipimpinan putra asli daerah, mampu kah mencegah pengeluaran uang yang didapat di Sabang untuk tidak bawa kabur kedaratan Aceh.

Kemudian menyangkut kedisplinan PNS yang sudah sangat rusak moralnya agar Walikota dan Wakil yang hanya tinggal merima pemlantikan, supaya dapat menekan angka kaburnya pegewai dari tanggungjawab sebagai abdi negara dan masyarakat. Kalau kedua itu mampu dijalankan sesuai amanat rakyat, Insya ALLAH Sabang ekonomi serta kesejahteraan rakyat akan bangkit., jelas Baharuddin yang sengaja menghubungi klik7tc.com Senin (6/8). (Jalaluddin Z. Ky )



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! TwitThis Joomla Free PHP

Add comment


Security code
Refresh