Pemerintah Aceh Harus Tempatkan Orang Yang Tepat Pimpin SKPA KLIK ---- IKLAN DI SINI ----- Dijual Rumah Baru Lux Di Jagakarsa Jakarta Selatan (Harga Nego) - Di Jual Rumah Baru Minimalis Di Jagakarsa Jakarta Selatan(Harga Nego) - Di Jual Rumah Baru Di Jagakarsa Nuansa Alam Nan Asri Jakarta Selatan(Harga Nego) - Pasang Iklan Di sini......... Hubungi Kami...

Pemerintah Aceh Harus Tempatkan Orang Yang Tepat Pimpin SKPA

PDFPrintE-mail


Share

Nurdin Ketua Kordinator  Lsm SuDA

Banda Aceh, Klik7tv.com-Koordinator Lsm Simpul Budaya Demokrasi Aceh (SuDA) Nurdin meminta kepala Pemerintah Aceh terpilih Zaini Abdullah – Muzakir Manaf, untuk dapat menempatkan orang-orang yang berkompeten dan memiliki integritas yang tinggi di jajaran Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) yang. Hal itu menurutnya, sangat penting untuk terwujudkannya pemerintahan yang bersih, baik  dan bebas dari Korupsi  (Good Government and Clean Goverment ), “Banyak dinas dan badan di pemerintahan yang akan menjadi lahan empuk untuk korupsi, jika penempatannya salah dan diduduki oleh orang-orang yang ingin mencari keuntungan pribadi semata,” kata Nurdin kepada wartawan klik7tv.com ,  Jum`at  (10/8)  usai buka bersama di Kantor SuDA.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, kata Nurdin, terdapat sejumlah permasalahan dugaan korupsi yang terjadi di jajaran Pemerintah Aceh. “Selama ini, ada sejumlah dinas yang memiliki berbagai permasalahan dan terindikasi banyak dugaan kasus korupsi. Maka untuk ke depannya dinas-dinas yang diduga teridentifikasi korupsi tersebut harus dapat dibenahi dengan baik untuk kemajuan Aceh,” kata Lordinator SuDA.

Nurdin  meminta kepada kepala pemerintah Aceh yang baru, untuk tidak salah menempatkan orang di dalam sejumlah jajaran SKPA yang dikenal dengan dinas “basah”, yang mengelola anggaran yang besar dan berpotensi terjadinya korupsi dan meraup kekayaan dengan cara yang tidak dibenarkan.  Jajaran yang dimaksud adalah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Bina Marga  Cipta Karya (BMCK),  Dinas Pengairan, dan Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika Telekomunikasi, Serta dua central ujung tombak pembangunan Aceh yakni BAPPEDA yang meracang pembangunan dan DPKKA yang mengelola PAD dan pemungutan pajak.

“Jajaran SKPA ini harus diisi oleh orang yang berkompeten, memiliki integritas tinggi, memiliki kemampuan, serta tahu apa yang akan dilakukannya untuk kemajuan Aceh. Bukan orang-rang yang pernah terlibat korupsi dan yang hanya ingin memperkaya diri.  “Jika diisi dengan orang yang tidak kompeten dan korup, maka dikhawatirkan  Keuangan Aceh akan terpuruk  kedepannya,”  kata aktifis SuDA.

Selain itu, Nurdin  juga meminta kepada pemimpin Aceh yang baru untuk juga berhati-hati dalam menempatkan “tim pembisik”, yakni staf ahli dan tim asistensinya. “Diharapkan agar tidak ditempatkan orang-orang yang pekok dan ingin memperkaya diri. Jika yang dibisik betul maka Aceh akan maju, tetapi jika salah bisik maka Aceh akan semakin terpuruk,” ujarnya.(leo)



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! TwitThis Joomla Free PHP

Newer news items:
Older news items:

Add comment


Security code
Refresh