Potensi Gula Semut Desa Sukaharaja Tasikmalaya Dikembangkan

Please follow and like us:

Reporter : Andri Andriansyah

SINGAPARNA, klik7tv.com – Berada di daerah dataran tinggi, Desa Sukaharaja, Kecamatan Sariwangi, Tasikmalaya, memiliki potensi gula aren yang akan dikembangkan menjadi gula semut. Pengembangan gula aren dalam bentuk gula semut ini menjadi salah satu fokus dalam program Desa Sukaharja sebagai desa dampingan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Jawa Barat.
“Ternyata Desa Sukaharaja memiliki potensi gula semut . Ini sangat besar, mari kita sama-sama gerakkan,” kata Indra tegamayudin sebagai kepala Desa Sukaharja.

Indra tegamayudin menuturkan, melihat potensi itu pihaknya mengajak Masayarakat Desa Sukaharaja untuk turut mengembangkan potensi di Desa Sukaharaja. Pada tahap awal telah dilakukan pelatihan terhadap 30 warga penderes dan pengolah gula di Desa Sukaharaja serta diberikan alat produksi sehingga bisa memproduksi dalam bentuk kristal atau gula semut. Sebelumnya, warga hanya mengolah dalam bentuk gula aren cetakan.

“Di Desa Sukaharaja sudah diidentifikasi Bumdes Wiraraharja yang mengolah gula. Nanti kita akan upayakan dengan meminta para ahli atau yang lain untuk membantu memberikan pelatihan-pelatihan lagi, karena kemarin baru beberapa orang yang diberi pelatihan,” tuturnya.

Dengan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan gula semut ini, lanjut Indra Tegamayudin, pihaknya menyakini akan dapat mengangkat perekonomian warga dan petani-petani kelapa, hal ini terbukti cukup mengangkat perekonomian. Sebab, para petani juga bisa melkukan diversifikasi produk, tidak hanya gula semut, dan apa saja yg sekiranya bisa di kembangkan di wilayah Desa sukaharaja.
“Saya pikir yang aren ini juga tidak hanya gula, tapi kolang kalingnya juga bisa dicarikan cara, seperti dikemas kaleng atau seperti apa. Dengan diolah menjadi gula semut juga nilai jualnya lebih tinggi. Misal gula aren / kiloan hanya sekitar Rp 18 ribu/kg, kalau dalam bentuk gula semut bisa Rp 26 ribu sampai Rp 29 ribu,” jelasnya.
Indra tegamayudin menuturkan, program desa dampingan ini merupakan inisiasi dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Dimana, Wagub Jawa Barat selaku Ketua Tim koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi Jawa Barat pada awal 2019 telah menginstruksikan kepada seluruh OPD di Provinsi Jawa Barat, mewajibkan setiap satu OPD memiliki satu dampingan desa yang kategorinya masih banyak masyarakat miskin di 14 kabupaten yang masih kategori merah, salah satunya Sukaharaja.

Indra tegamayudin mengajak elemen masyarakat juga para tokoh masayarakat para petani gula aren agar lebih focus mengolah gula semut tuturnya.

Please follow and like us:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Potensi Gula Semut Desa Sukaharaja Tasikmalaya Dikembangkan"